Saat ini, di negara kita maupun didaerah kita selalu bahkan sering
terjadinya bencana alam. Kita tidak akan tahu kapan akan terjadinya bencana
alam tersebut. Bencana memang telah menjadi rahasia dari Yang Maha Kuasa alias
TUHAN Sang Pencipta Alam di Dunia ini. Tetapi, alangkah lebih baiknya jika kita
bisa mengurangi terjadinya bencana alam tersebut. Bencana alam sendiri dapat
terjadi karena ulah manusia yang tidak bisa menghargai dan mencintai alam yang
memiliki manfaat yang tak terhingga. Namun, bencana alam juga dapat terjadi
karena kehendak Tuhan Yang Maha Esa kepada para makhluk-nya.
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Gempa bumi juga memiliki beberapa tipe diantaranya:
- Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) ; Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.
- Gempa bumi tektonik ; Gempa bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tectonic plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.
Penyebab Terjadinya Gempa Bumi
Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.
Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi.
TIPS PENANGANAN JIKA TERJADI GEMPA BUMI :
·
DIDALAM RUMAH :
- Lindungilah tubuh anda dengan cara
berlindung di bawah meja/ranjang.
- Jika anda sedang menyalakan kompor, segeralah
matikan kompor untuk mencegah terjadinya kebakaran.
·
DILUAR RUMAH
-
Janganlah sekali-kali anda berdiam
diri dibawah bangunan/pohon. Karena jika akan terjadi sesuatu yang tidak
diinginkan.
-
Segeralah berlari ketempat yang
aman untuk meminta pertolongan
·
DIDALAM LIFT
-
Tekanlah semua tombol yang
terdapat dalam lift. Jika lift telah berhenti segeralah keluar dan mencari
tempat yang aman. Dan segeralah meminta pertolongan.
-
Hubungi manajer gedung dengan
menggunakan interphone jika tersedia.
·
DENGARKAN INFORMASI
STRATEGI MITIGASI DAN UPAYA PENGURANGAN TERJADINYA GEMPA BUMI
1.
Harus dibangun dengan kontruksi
tahan getaran/gempa khususnya daerah rawan gempa.
2.
Penguatan bangunan dengan
mengikuti standar kualitas pembangunan.
3.
Pembangunan fasilitas umum dengan
standar kualitas yang tinggi.
4.
Perkuatan bangunan-bangunan vital
yang telah ada.
5.
Merencanakan tempat pemukiman
untuk mengurangi tingkat kepadatan hutan didaerah rawan gempa bumi.
6.
Zonasi daerah rawan gempa bumi dan
praturan penggunaan lahan.
7.
Pendidikan dan penyuluhan kepada
masyarakat tentang bahaya gempa bumi dan cara untuk menyelamatkan diri jika
terjadina gempa bumi.
8.
Ikut serta dalam pelatihan program
upaya penyelamatan bencana alam.
DAFTAR 10 GEMPA BUMI TERBESAR DI INDONESIA
1. Gempa bumi di Papua pada 4 Januari 2009 dengan kekuatan 7,6 SR. Menewaskan 4 orang dan melukai puluhan orang.
2. Gempa bumi di Sumatera Barat pada 30 September 2009 berkekuatan 7,6 SR. Menyebabkan kerusakan parah padaberbagai wilayah di Sumatera Barat. Menurut data yang diterima, sekitar 1.117 orang tewas akibat terjadinya peristiwa ini.
3. Gempa bumi di lepas pantai Jawa Barat, Indonesia pada 17 Juli 2006 berkekuatan 7,7 SR. Menyebabkan terjadinya tsunami setinggi 2 meter yang menghancurkan rumah di pesisir selatan Jawa, dan memakan korban sebanyak 659 jiwa.
4. Gempa bumi di Bengulu pada 12 September 2007 berkekuatan 7,9 SR.
5. Gempa bumi di Sumatera pada tahun 1797 berkekuatan 8,4 SR. Gempa ini merupakan gempa pertama daam serangkaian gempa bumi besar yang pecah bagian dari segmen Sumatra dari megathrust Sunda. Hal ini menyebabkan terjadina tsunami .
6. Gempa Bumi Sumatra pada 16 Februari 1861 berkekatan 8,5 SR. Itu adalah yang terakhir dalam urutan gempa bumi yang berdekatan pecah bagiain dari segmen Sumatera dari megathrust Sunda. Hal ini menyebabkan terjadinya bencana tsunami yang menyebabkan menelan ribuan korban kematian. Gempa daat dirasakan hingga semenanjung Malaysia dan bagian timur Jawa.
7. Gempa di Laut Banda pada 1 Februari 1938 berkekuatan 8,5 SR. Gempa ini merupakan gempa terbesar dari abad ke-9 pada abad ke-20. Gempa ini juga menyebabkan terjadinya gelombang tsunami setinggi 1,5 meter. Tetapi, tidak ada korban jiwa.
8. Gempa Bumi Di Sumatera pada 28 Maret 2005 berkekuatan 8,7 SR. Pusat gempanya berada di 30 km dibawah permukaan Samudera Hindia. Getarannya terasa hingga Bangkok, Thailand, sekitar 1.000 km jauhnya. Gempa ini merupakan gempa bumi terbasar kedua sejak tahun 1964.
9. Gempa Bumi Di Sumatera Pada 25 November 1833 berkekuatan 8,8 sampai 9,2 SR. Gmpa ini hingga menybbkan terjadinya tsunami bear yang membanjiri pantai barat daya pulau. Tidak ada catatan yang dapat diandalkan mengenai korban jiwa, dengan korban yang digambarkan hanya sbagai ‘banyak’.
10. Gempa Bumi Smudera Hindia pada 26 Desember 2004, berkekuatan 9,1 sampai 9,3 SR. Gempa ini merupakan gempa yang terdahsyat dalam kurun waktu 40 terakhir ini yang menghantam Aceh. 230.000 orang tewas dalam peristiwa di 8 negara ini. Peristiwa ini hingga menyebabkan terjadinya tsunami setinggi 30 meter. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah di Indonesia, Sri Langka, India dan Thailand.

keren (y)
BalasHapusmakasih ya, atas pujiannya ;)
Hapus